Hallo Dinda, Dimas (Dio maaf ya karena kamu belum lahir), ini waktu kita berlibur di Pantai Carita, tepatnya di penginapan Lippo Carita. Ini tempat liburan favorit Dimas lho.
Minggu, Desember 15, 2002
Jumat, Desember 06, 2002
Lebaran di GTA, Depok
Sabtu, November 02, 2002
Dinda Dimas di rumah Eyang
Selasa, Oktober 29, 2002
Japan Tsudoi 2002
Dear 3D (Dimas, Dinda, Dio) ini blog waktu papa ada acara Tsudoi Japan tahun 2002. Perwakilan alumni Jepang dari negara-negara Asia Tenggara, termasuk papa diundang ke Tokyo, Jepang untuk acara reuni dan meeting. Photo papa ada di baris paling belakang, ke empat dari kanan.

Sebelum pulang ke Indonesia, papa beli kamera digital Nikon Coolpix 2000 di Akihabara, jadi photo-photo berikutnya sudah dalam format digital. Sebelumnya pakai kamera seluloid Nikon F801 yang papa beli waktu kuliah di Jepang dulu sekitar tahun 1992 . Mungkin jaman kalian besar nanti sudah banyak yang tidak tahu apa itu kamera seluloid. Kamera seluloid beda dengan digital karena memakai lembaran film dalam bentuk gulungan (roll) film yang harus dimasukkan kedalam body kamera. 1 roll bisa untuk ambil 12, 24 atau 36 photo,
Roll setelah habis harus beli dan isi lagi. Untuk lihat hasil photo juga mesti dibawa ke tempat cuci cetak photo dulu, gak bisa dilihat langsung di monitor. Photo juga gak bisa dihapus dari film jadi hanya sekali pakai. Kebayangkan jaman seluloid ambil photo nggak bisa asal ambil, lalu lihat hasilnya dan kalau gak suka bisa dihapus seperti kamera digital. Hasil cuci photo biasa disebut "klise". Klise ini bisa disebut sebagai "master" photo, jadi sewaktu-waktu bisa untuk cetak photo lagi. Kalau jaman digital semacam file jpg nya. 1 lembar klise memanjang berisi sekitar 6 master photo. Tidak seperti file digital, nyimpan klise repot, klise lama punya papa juga gak tahu ada dimana, mungkin di laci-laci lemari buku atau pakaian. Klise juga mudah rusak atau tergores, sudah gitu tidak bisa di-copy lagi.
Ini photo teman papa. 5 hari pertama sih papa menginap di hotel bagus di belakang Tokyo Tower ... sayang papa agak lupa namanya, sepertinya Tokyo Prince. Setelah itu papa pindah ke hotel murah dan sempit di depan stasiun Tokyo, namanya hotel Haimat (mungkin dari bahasa Indonesia "hemat" kali ya).


Oh ya walau cuma 1 minggu di Jepang, papa kangeeen ..... banget sama Dimas (4thn 8 bln), Dinda (1 thn) dan Mama. Waktu itu Mr. Yoyoi alias Dio belum lahir. Waktu pulang ke Indonesia, papa seneng banget kalian dan mama jemput papa di bandara Sukarno Hatta.
Nih photo-photonya.

Sebelum pulang ke Indonesia, papa beli kamera digital Nikon Coolpix 2000 di Akihabara, jadi photo-photo berikutnya sudah dalam format digital. Sebelumnya pakai kamera seluloid Nikon F801 yang papa beli waktu kuliah di Jepang dulu sekitar tahun 1992 . Mungkin jaman kalian besar nanti sudah banyak yang tidak tahu apa itu kamera seluloid. Kamera seluloid beda dengan digital karena memakai lembaran film dalam bentuk gulungan (roll) film yang harus dimasukkan kedalam body kamera. 1 roll bisa untuk ambil 12, 24 atau 36 photo,
Roll setelah habis harus beli dan isi lagi. Untuk lihat hasil photo juga mesti dibawa ke tempat cuci cetak photo dulu, gak bisa dilihat langsung di monitor. Photo juga gak bisa dihapus dari film jadi hanya sekali pakai. Kebayangkan jaman seluloid ambil photo nggak bisa asal ambil, lalu lihat hasilnya dan kalau gak suka bisa dihapus seperti kamera digital. Hasil cuci photo biasa disebut "klise". Klise ini bisa disebut sebagai "master" photo, jadi sewaktu-waktu bisa untuk cetak photo lagi. Kalau jaman digital semacam file jpg nya. 1 lembar klise memanjang berisi sekitar 6 master photo. Tidak seperti file digital, nyimpan klise repot, klise lama punya papa juga gak tahu ada dimana, mungkin di laci-laci lemari buku atau pakaian. Klise juga mudah rusak atau tergores, sudah gitu tidak bisa di-copy lagi.
Ini photo teman papa. 5 hari pertama sih papa menginap di hotel bagus di belakang Tokyo Tower ... sayang papa agak lupa namanya, sepertinya Tokyo Prince. Setelah itu papa pindah ke hotel murah dan sempit di depan stasiun Tokyo, namanya hotel Haimat (mungkin dari bahasa Indonesia "hemat" kali ya).
Oh ya walau cuma 1 minggu di Jepang, papa kangeeen ..... banget sama Dimas (4thn 8 bln), Dinda (1 thn) dan Mama. Waktu itu Mr. Yoyoi alias Dio belum lahir. Waktu pulang ke Indonesia, papa seneng banget kalian dan mama jemput papa di bandara Sukarno Hatta.
Nih photo-photonya.
Sabtu, September 28, 2002
Taman Safari 2002
Hallo Dinda, Dimas .... ini waktu kita berlibur ke Taman Safari di Puncak, Bogor. Fotonya gak banyak karena Papa hanya bawa handycam, jadi foto ini juga diambil dari handycam.
Dindabayi (1 thn) digendong
Langganan:
Komentar (Atom)
